Antariksa

Fenomena

Misteri

Sejarah

Peradaban

Konspirasi


Premonition atau sebuah pertanda akan suatu kejadian merupakan salah satu fenomena yang sering terjadi dalam hidup setiap orang. Anda seperti dituntun atau digerakkan oleh sesuatu yang secara tak sadar dan tak langsung menghindarkan anda dari suatu peristiwa malang yang bisa saja menimpa anda. Berikut ini merupakan salah satu kisah premonition yang terjadi pada keluarga di Chicago...

Jumat 21 April , 1967 adalah hari buruk yang melanda daerah Chicago. Pada pukul 05:30 waktu setempat Badai Tornado F-4 menghantam pinggiran selatan Chicago dan terus bergerak sampai 16 mil melalui sisi selatan Chicago sebelum melewati danau Michigan. Tornado ini diperkirakan bergerak dengan kecepatan leih dari 65 mph yang luar biasa cepat dari balapan kendaraan manapun. Tiga puluh tiga orang tewas. Lebih dari seribu orang luka-luka. Enam belas korban berasal dari pinggiran kota Chicago. Bangunan - bangunan rata dengan tanah. Sebagian dari korban tewas adalah pengendara yang berada didalam mobil.

Berikut adalah beberapa foto sejarah yang tercatat pada NOAA (National Oceanic Dan Atmosfer Administration) setelah badai Tornado menyerang Chicago.










Ini adalah kisah dari keluarga tersebut : 

"Pada tahun 1967 saya berumur enam tahun. Ketika ayah pulang dari kerja pada hari Jumat, kami sekeluarga akan pergi untuk makan malam di sebuah restoran. Itu adalah satu-satunya hari dalam seminggu dimana kita sekeluarga makan diluar dan satu-satunya hari berkumpul bersama keluarga ". 

"Restoran favorit ayah dan ibu adalah restoran Sherwood Forest yang terletak di Oak Lawn. Setelah makan malam, kami pergi ke bank sehingga ayah saya bisa mencairkan cek nya."

"Jumat berikutnya 21 April, seperti biasa kami masuk ke dalam mobil dan pergi untuk makan malam. Karena perjalanan memakan waktu beberapa jam kami berangkat sore hari. Seperti biasa juga kami menuju ke restoran favotit kami, di Sherwood Forest. Aku ingat saat itu langit sangat gelap. Namun awan gelap berada di atas kami dan hampir gelap gulita. Namun anehnya, saya ingat saat itu tak ada hujan."

"Sudah hampir sampai, tetapi bukannya membelok ke kiri dan memasuki tempat parkir restoran itu, tiba-tiba ayah saya berkata, "Mari kita pergi bank dulu" Itu adalah keputusan spontan.. Padahal ia tidak pernah pergi ke bank sebelum makan malam. Dia berbelok ke kanan ke jalan 95. "

"Beberapa menit kemudian , ibu saya mendengar sesuatu dan menoleh ke belakang. Dia terkejut dan berteriak pada ayah saya, "Ada tornado di belakang kita" Ayahku menoleh di kaca spion dan melihat kendaraan sampah terbang di atasnya!.Benda gelap dan besar itu segera mendekati mobil kami! Lalu ayah membanting stir dan menginjak pedal gas. Pusaran besar itu terlihat berputar-putar mendekati ke kiri. Ibuku melompat di jok belakang dan mendorong saya ke bawah dan menutupi aku dengan tubuhnya. Aku ingin melihat apa yang terjadi tapi dia berteriak padaku untuk tetap merunduk. Angin terdengar kencang seperti suara kereta api. "




"Ayah tidak tahu apakah dia mengemudi jauh dari tornado atau benar-benar telah masuk ke dalamnya. Dia melihat sebuah bangunan dengan garasi di bawah tanah. Dia mengatakan kepada ibu saya untuk membuka jendela untuk menyamakan tekanan. "

"Mobil itu mulai gemetar. Ayah saya bilang rasanya seperti mobil itu akan diangkat dari tanah. Dia melihat ke luar jendela belakang mobil dan di kejauhan melihat pohon-pohon yang tumbuh dari tanah terbang ke langit. "

"Beberapa saat kemudian semuanya selesai. Tornado telah menjauh dari kami...." .




"Restaurant Sherwood Forest yang terkena tornado ini , hancur rata dengan tanah. Apakah takdir yang menuntun kita dan membuat kita berbelok ke kiri ? Jika tidak kami telah tewas!" 

"Saya bertanya kepada ayah saya apa yang membuat dia memutuskan pada menit terakhir untuk pergi ke bank bukan restoran, untuk belok kanan bukan kekiri. Dia bilang dia tidak tahu ... itu hanya perasaan. Dia tidak bisa menjelaskannya. Dia mengatakan mungkin itu firasat." 

"Kami mungkin tidak akan berada di sini hari ini jika ayah tidak menentukan untuk pergi ke bank dulu. Apakah ada hal seperti ini disebut sebagai nasib atau takdir? Apakah kita memiliki tanggal pasti yang telah ditetapkan ketika kita semua telah ditakdirkan untuk mati? Haruskah kita khawatir tentang kapan kita akan mati, dan tidak ada yang bisa kita lakukan untuk menghindarinya? "



"Kehidupan ini penuh dengan pertanda. Jika kita didalam melakukan sesuatu pekerjaan atau perjalanan, tiba-tiba kita merasa ragu untuk meneruskan perjalanan , tidak ada salahnya kita mendengarkan suara batin yang ada dihati kita.
Jalan mana yang akan kita ambil, jalan kiri atau jalan kanan...?
Dengarkan kata hati anda..."





About Mr Alpuzzle

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment


Top